A. Definisi Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram (DFD) DFD adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan darimana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut, dan interaksi antara data yang tersimpn, dan proses yang dikenakan pada data tersebut. (Rita Afyenni, 2015). Menurut Sukamto dan Shalahuddin (2015:72).
Fungsi DFD dalam perancangan system
DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem yang baru yang akan dikembangkan secara logika dan menjelaskan arus data dari mulai pemasukan sampai dengan keluaran data tingkatan diagram arus data mulai dari diagram konteks yang menjelaskan secara umum suatu sistem atau batasan sistem dari level 0 dikembangkan menjadi level 1 sampai sistem tergambarkan secara rinci.
Contoh DFD :


B. Perbedaan antara DFD vs UML Activity Diagram
1. DFD (Data Flow Diagram)
DFD itu semacam peta aliran data. Biasanya dipakai untuk menggambarkan bagaimana
data bergerak di dalam sistem.
• Fokus utama: Data yang masuk, diproses, dan keluar dari sistem.
• Digunakan oleh: Analis sistem, pengembang untuk memahami alur data.
• Simbol-simbol yang dipakai:
➢ Proses: lingkaran (oval): aktivitas yang mengolah data.
➢ Data store(dua garis paralel ): tempat penyimpanan data.
➢ External entity (kotak) : orang atau sistem luar yang berinteraksi.
➢ Data flow (panah) :aliran data antar komponen.
Contoh sederhana: kamu login ke aplikasi. DFD akan tunjukkan data username & password
dikirim ke sistem, dicek di database, lalu hasilnya (sukses/gagal) dikirim kembali ke
pengguna.
2. UML Activity Diagram
Activity Diagram adalah bagian dari UML (Unified Modeling Language) yang
menggambarkan alur aktivitas atau proses kerja dalam sistem.
• Fokus utama: Langkah-langkah aktivitas (flow) dalam sebuah proses.
• Digunakan oleh: P
• engembang, desainer sistem, untuk model proses bisnis atau logika aplikasi.
• Simbol-simbol yang dipakai:
➢ Start node (bulatan hitam) :tanda mulai proses.
➢ Activity (persegi bulat sudut): tindakan/aktivitas.
➢ Decision (belah ketupat ): pilihan/percabangan.
➢ Arrow (panah): arah alur proses.
➢ End node (bulatan dengan lingkaran): tanda akhir proses.
Contoh sederhana: kamu belanja online. Activity Diagram bisa tunjukin langkah-
langkahnya seperti pilih produk lalu checkout lalu isi alamat selanjutnya bayar dan selesai.
C. Simbol-simbol dalam DFD

Menurut Jogiyanto Hartono, tahun 2005 dalam bukunya Basia Data ada beberapa simbol
digunakan pada DFD untuk mewakili :
1) Entitas Eksternal(External Entity)
Entitas Eksternal(external entity) merupakan entitas(entity) di lingkungan luar
sistem yang dapat berupa orang, organisasi, atau sistem lain yang berada pada lingkungan
luarnya yang memberikan input atau menerima output dari sistem.
2) Proses (Process)
Proses (process) menunjukan pada bagian yang mengubah input menjadi output, yaitu
menunjukan bagaimana satu atau lebih input diubah menjadi beberapa output. Setiap
proses mempunyai nama, nama dari proses ini menunjukan apa yang dikerjakan proses.
3) Arus Data (Data Flow)
Arus Data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini mengalir di antara
proses, simpan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukan arus dari data yang
dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.
4) Simpanan Data (Data Store)
Data Store merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau database pada
sistem komputer.
2.Langkah Teknik Pembuatan Pembuatan Data Flow Diagram (DFD)
a. Identfikasi Entitas eksternal
b. Tentukan Proses Utama dalam Sistem
c. Buat Context Diagram (DFD Level 0)
d. Pecah Context Diagram ke dalam DFD Level 1
e. DFD Level 2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar